Gimana Sih Rasanya Kuliah Sambil Ngojol

Menjalani Kuliah Online Sambil Ngojol

Kuliah sambil menjadi driver ojek online (ngojol) adalah pengalaman yang penuh tantangan, namun juga penuh makna. Banyak dari kita mungkin berpikir, bagaimana sih rasanya menjalani dua peran yang sama sekali berbeda dalam satu waktu? Nah, mari kita ulas bersama dalam pengalaman saya kali ini

Rasanya Kuliah Sambil Ngojol

Awalnya, rasanya memang berat. Energi dan pikiran terkuras habis. Bayangkan, setelah seharian menjalani pekerjaan sebagai driver ojek online dengan jarak tempuh yang kadang membuat badan penat, malam harinya kita masih harus mengikuti kuliah online di Universitas Terbuka (UT) dengan mata yang setengah mengantuk. Tentu, ini bukan perkara mudah.

Cape Tenaga dan Pikiran

Tidak hanya fisik yang lelah, pikiran pun ikut merasa berat. Ketika kuliah online, kita dituntut untuk fokus dan memahami materi yang disampaikan dosen melalui layar komputer. Selain itu, kita juga harus mengerjakan tugas dan ikut dalam diskusi online yang memerlukan konsentrasi tinggi. Setelah seharian ngojol, rasanya seperti tidak ada jeda untuk beristirahat. 

Berat di Awal, Terbiasa Seiring Waktu

Awal-awal mungkin terasa sangat berat. Tapi, seiring berjalannya waktu, kita mulai terbiasa. Tubuh dan pikiran kita mulai menyesuaikan ritme antara bekerja di pagi hari dan kuliah online di malam hari. Kita mulai menemukan cara untuk mengatur waktu dan energi agar tetap produktif di kedua dunia tersebut.

Membagi Tugas Antara Ngojol dan Kuliah

Salah satu kunci untuk sukses menjalani dua peran ini adalah dengan membagi tugas secara efektif. Kita harus pintar-pintar mengatur waktu antara ngojol dan kuliah online. Misalnya, di pagi hari fokus untuk mencari orderan dan bekerja, sedangkan di malam hari, fokus pada perkuliahan, mengerjakan tugas, dan mengikuti diskusi online.

Nongkrong Menunggu Orderan Sambil Ngerjain Tugas

Salah satu momen yang cukup menantang adalah ketika harus mengerjakan tugas kuliah di tengah waktu luang menunggu orderan. Bayangkan, sambil nongkrong di pinggir jalan atau di warung,bahkan di restoran ketika mendapat orderan, saya membuka HP dan mulai mengetik tugas. Kadang, ada rasa malu atau canggung ketika orang lain melihat, tetapi demi tugas yang harus diselesaikan, semua itu diabaikan.

Memenuhi Kebutuhan Hidup Sehari-hari

Selain itu, kita juga harus memastikan kebutuhan hidup sehari-hari terpenuhi. Mulai dari membayar uang kuliah, jajan ,kasih duit buat ortu hingga untuk menabung jika di perlukan untuk biaya servis motor dll. Penghasilan dari ngojol memang tidak seberapa, tapi setiap rupiah yang didapatkan terasa sangat berarti. Kita belajar untuk lebih menghargai uang dan bekerja keras demi menghidupi diri sendiri.

Bangga Tidak Bergantung pada Orang Tua

Meski nominal uang yang didapat dari ngojol kecil, namun ada rasa bangga yang tidak ternilai. Kita bisa membiayai kuliah dan kebutuhan hidup tanpa harus bergantung pada orang tua. Rasa mandiri dan tanggung jawab ini memberikan kepuasan tersendiri.

Harapan untuk Membanggakan Orang Tua

Harapan terbesar tentu saja adalah bisa membanggakan kedua orang tua setelah lulus kuliah nanti. Dengan segala perjuangan dan pengorbanan ini, kita berharap bisa memberikan yang terbaik untuk mereka. Melihat senyum bangga di wajah mereka adalah hadiah terindah yang bisa kita berikan.

Menjalani kuliah sambil ngojol memang penuh tantangan. Namun, di balik setiap tantangan, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Kita belajar untuk lebih kuat, mandiri, dan bertanggung jawab. Dan siapa tahu, pengalaman ini bisa menjadi cerita inspiratif untuk teman teman semua yg selalu setia membaca blog saya


Komentar